Percayalah, setelah membaca tulisan ini, hidup kalian tidak akan sama lagi. Kehidupan akan menuntun kalian ke arah yang penuh dengan hal-hal yang aneh-tapi-bergairah, sehingga memunculkan pertanyaan “kok dulu-dulu aku ga ngeh yah?”
Siapa kira, jika “rahasia sukses” itu ternyata sangat simpel, simpel sekali. Saking simpelnya, orang-orang underestimate dan cenderung meremehkan rahasia tersebut. Orang-orang, termasuk kamu dan aku, cenderung untuk mengapresiasi suatu petuah atau ilmu yang terlihat rumit, njelimet, dan dengan susunan bahasa yang terdengar genius namun sulit dimengerti. Karena kita sudah lama meyakini, jika kesuksesan memerlukan pemahaman dan ilmu maha tinggi.
Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Terdapat satu hal yang seringkali terlewatkan oleh banyak orang, yang mana satu hal tersebut ternyata menentukan apakah seseorang akan meraih kesuksesan atau tidak. Satu hal tersebut merupakan pondasi yang harus dibangun sebagai dasar dari kesuksesan.
Apakah “satu hal” yang dimaksud?
Mari kita bayangkan sejenak, ketika kita memesan ojek online menggunakan aplikasi. Saldo kita melimpah ruah, konektivitas internet anti-lemot, smartphone high-end, sinyal GPS kuat dan akurat, driver sudah siap sedia menerima order. Namun, itu semua tak ada artinya jika kita TIDAK MENGISI KEMANA TUJUAN YANG AKAN DITEMPUH. Tak ada order, tak ada tumpangan, selamanya kita terdampar.
Walau memang terdengar konyol, dan mungkin kalian berpikir “yaiyalah keles lagian siapa coba yg pake gojek ga tau tujuannya kemana”, tetapi faktanya adalah, banyak sekali orang yang benar-benar tidak tahu tujuan hidup mereka. Dan mirisnya lagi, mereka tidak menyadari jika mereka sebenarnya tidak punya tujuan hidup yang benar-benar “hidup”. Padahal mereka mempunyai resources yang melimpah untuk - jika mereka mau, meraih apapun yang diinginkan. Itulah mengapa kadang kita suka heran mengapa kehidupan yang kita jalani seakan berjalan di tempat, sama sekali tidak membawa kita meraih kesejahteraan yang diimpikan walaupun daya dan usaha telah kita upayakan.
Earl Nightingale menyebutkan resep rahasia meraih sukses dalam pidatonya yang berjudul The Strangest Secret in the World. Saya sangat sarankan kalian untuk mendengarkan pidatonya, yang bisa kalian cari di YouTube dan SoundCloud. Beliau telah berdedikasi untuk menyebarkan rahasia tersebut kepada siapapun yang telah lama mencari-cari rahasia dari kesuksesan. Dan rahasia tersebut adalah : “Kamu adalah apa yang kamu pikirkan”
Ya. Hanya itu saja. Tidak lebih. Tidak kurang.
Lanjut beliau, para filsuf dan nabi serta pemuka agama seringkali berselisih dan berbeda pendapat tentang ayat-ayat dan cara memandang kehidupan. Hanya gagasan tentang “You're what you think about” yang memiliki kesamaan di antara ajaran mereka dan disepakati secara tersirat tanpa ada perdebatan.
Untuk memahami cara kerja dari pikiran manusia, kita bisa menganalogikannya dengan ladang dan hasil taninya. Ladang tersebut akan menumbuhkan apapun bibit yang ditanamkannya disana. Ladang tersebut sama sekali tidak peduli bibit apa yang ditaruh di sana, yang hanya ia tahu adalah menumbuhkan bibit tersebut dengan subur. Entah itu bibit jagung, atau bibit tanaman beracun, ladang tersebut akan menumbuhkannya. Sama halnya dengan pikiran manusia, ia tidak peduli kebaikan atau keburukan yang dimiliki suatu informasi yang datang kepadanya. Otak hanya menjalankan apa yang informasi itu katakan. Tingkah laku, pola pikir kita pun terpengaruh oleh hal tersebut. Maka dari itu, jangan main-main dengan pikiran anda. Serius.
Sayangnya, menghilangkan pikiran negatif tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jika mengubah pikiran semudah itu, maka tidak ada lagi kesengsaraan yang perlu dipermasalahkan di dunia ini. Itu semua perlu usaha, effort, bunch of work. Selain itu, kita sering salah dalam menilai diri kita sendiri, secara apa adanya. Terdapat sesuatu yang terlewatkan dari pandangan kita terhadap diri kita, walaupun hal tersebut sangat jelas terlihat dari kacamata orang lain.
Sekarang, kalian sudah tahu apa resep dari sebuah kesuksesan. Inilah tugas kalian untuk bertindak lebih jauh lagi. Mencari tahu apa sebenarnya tujuan hidup ini. Setiap orang memiliki preferensinya masing-masing, tidak perlu merasa aneh apabila tujuan yang ingin diraih terasa asing, dan tidak lazim. Biarkan saja untuk mengalir. Coba saja dulu. Jika memang aneh dan hati tidak merasa bergairah, tinggalkan saja. Setidaknya kalian menjadi tahu jika itu bukan jalan yang benar-benar kalian inginkan. Langsung ganti ke bidang lain. Nikmati prosesnya, jangan tergesa-gesa. Tak perlu frustasi. Cukup rasakan adrenalin mengalir dalam darah ketika berusaha menghadapi kesulitan yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Terus saja lakukan hingga kalian mendapatkan suatu momen “INI DIA !!”. Momen ketika kalian merasa menemukan tujuan hidup, persis dengan quote yang kurang lebih berbunyi “Terdapat dua momen yang paling berharga dalam hidup setiap manusia. Yang pertama ketika ia dilahirkan, dan yang kedua ketika ia sepenuhnya menyadari untuk apa ia dilahirkan.”
Jika kalian sudah mencapai tahap tersebut, selamat! Rayakan keberhasilan tersebut dengan rasa syukur. Setelah itu, mari terus berjalan maju, sambil membawa perbekalan dan tekad menyusuri jalan yang telah kalian tetapkan. Perlu diingat, jalan yang kalian akan ambil penuh dengan perih dan perjuangan. Selalu dibutuhkan pengorbanan. Ingatlah kata-kata Thanos di film Infinity War : Impian besar membutuhkan tekad yang kuat.
Tak ada jalan yang mudah menuju kesuksesan. Yang ada hanyalah jalan yang “Pasti”, dan dibutuhkan usaha dan effort yang luar biasa untuk menyusuri jalan yang “Pasti” tersebut. Dan aku yakin kalian sudah mengetahui jika kesenangan atas keberhasilan meraih impian yang dicita-citakan akan jauh melebihi apa yang telah kita korbankan untuk meraih impian.
Mengetahui tujuan kita dalam hidup secara yakin dan solid sudah memenangkan sekitar 80% kesuksesan. Sisa 20% perlu dipenuhi dari konsistensi, dan ketekunan, serta kesabaran dalam meraih kesuksesan. Apabila kalian merasa hidup berjalan di tempat, padahal sudah merasa mengeluarkan tenaga yang sangat besar untuk berusaha keluar dari jurang kesengsaraan hidup, ada baiknya jika tenaga tersebut sementara dialihkan untuk mencari tahu untuk apa sebenarnya kita dilahirkan ke muka bumi.
Good luck.
Comments
Post a Comment